Foto Perpisahan Asistensi Mengajar UNUGIRI
di MA Islamiyah Malo (14/02/2026)
maimalo.sch.id, BOJONEGORO-MA Islamiyah Malo menyelenggarakan kegiatan perpisahan bersama mahasiswa asisten mengajar dari Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro Fakultas Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam sebagai penutup rangkaian program asistensi mengajar (14/02/2026)
Acara berlangsung secara tertib dan khidmat, diawali dengan pembukaan oleh MC yang memandu seluruh rangkaian kegiatan. Momentum ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus evaluasi atas kontribusi mahasiswa selama menjalankan praktik lapangan di lingkungan madrasah.
Kegiatan asistensi mengajar secara resmi dibuka pada 10 Januari oleh Ibu Zumrotul Fauzia, M.Pd. Dalam sambutannya saat pembukaan, beliau menekankan pentingnya praktik lapangan sebagai ruang pembelajaran nyata bagi calon pendidik.
“Mahasiswa tidak hanya belajar menyampaikan materi, tetapi juga belajar memahami karakter peserta didik, manajemen kelas, serta etika profesi guru,” ungkap beliau dalam sambutan pembukaan. Beliau juga menyampaikan harapan agar para mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater serta menjadikan pengalaman di madrasah sebagai proses pendewasaan akademik dan profesional.
Dalam acara perpisahan, sambutan pertama disampaikan oleh Moh. Muklisin Nallahudin selaku ketua kelompok asisten mengajar. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh MA Islamiyah Malo kepada dirinya dan rekan-rekannya. Secara tidak langsung, ia juga menyampaikan bahwa interaksi dengan guru dan siswa menjadi pembelajaran tersendiri dalam membangun kesiapan mental sebagai calon guru. Menurutnya, dinamika kelas dan tantangan pembelajaran menjadi pengalaman nyata yang memperkaya wawasan mereka.
“Kami sangat bersyukur telah diterima dengan baik di MA Islamiyah Malo. Banyak pengalaman berharga yang tidak kami dapatkan hanya di ruang kuliah,” tuturnya.
Ibu Zumrotul Fauzia, M.Pd. dalam sambutan perpisahannya menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan dan partisipasi aktif mahasiswa selama menjalankan asistensi. Beliau menilai para mahasiswa telah menunjukkan tanggung jawab dan etika profesional yang baik selama berada di lingkungan madrasah.
“Semoga pengalaman ini menjadi bekal untuk menjadi guru yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual,” ujarnya. Beliau juga menyampaikan bahwa kerja sama antara perguruan tinggi dan madrasah merupakan bentuk sinergi yang harus terus dikembangkan demi peningkatan mutu pendidikan.
Acara ditutup secara resmi pada 14 Februari oleh Waka Kurikulum, Ibu Iswahyuni, S.P. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa asistensi memberikan energi baru dalam proses pembelajaran. Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut pada periode berikutnya sebagai bagian dari penguatan mutu akademik dan praktik kependidikan.
“Kami berharap silaturahmi ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga ke depan kerja sama dapat semakin baik dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” tutur beliau sebelum secara resmi menutup kegiatan asistensi mengajar.
Dengan berakhirnya program ini, MA Islamiyah Malo menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak.
Penulis: Ihda Riezma Farhania
Editor: Moh. Ali Rohman
